Kota Langsa - Berita
Informasi Publik

Berita

Upacara Peringatan HUT Kota Langsa Ke-21 Upacara Peringatan HUT Kota Langsa Ke-21

Upacara Peringatan HUT Kota Langsa Ke-21

Senin, 17 Oktober 2022

Langsa - Pemerintah Kota Langsa Menggelar Upacara Dalam Rangka Memperingati HUT Kota Langsa Ke-21dengan tema “Kota Langsa Yang Islami, Berinovasi Dan Berbudaya” yang dipimpin oleh Pj. Walikota Langsa Ir. Said Mahdum Majid dan bertindak sebagai Komandan Upacara Kepala Bidang Penanaman Modal, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Syahfrizal, SSTP, MAP, yang turut dihadiri Pj. Bupati Aceh Timur dan Tamiang/perwakilan bertempat di Lapangan Merdeka Kota Langsa, Senin (17/10/2022).

Alhamdulillah hari ini kita memperingati Hari Ulang Tahun Kota Langsa yang ke-21 setelah dimekarkan dari kabupaten Aceh Timur berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 tahun 2001 tentang Pembentukan Kota Langsa. Pembentukan Kota Langsa ini merupakan peningkatan status dari Kota Administratif berdasarkan Peraturan pemerintah Nomor 64 Tahun 1991 tentang Pembentukan Kota Administratif Langsa.


Pembentukan Kota Langsa ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mengatur dan mengurus rumah tangga sendiri melalui penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pelayanan kemasyarakatan guna menjamin perkembangan dan kemajuan di masa yang akan datang. Peringatan HUT Kota Langsa ini menjadi momen yang tepat untuk kita berkontemplasi dan berefleksi, menilai secara jujur perkembangan dan kemajuan yang telah dicapai oleh Kota Langsa dalam usia yang ke-21 tahun ini.

Banyak perkembangan dan kemajuan yang telah kita capai bersama-sama. Kota Langsa saat ini telah dikenal sebagai kota yang cukup bersih, indah, dan nyaman. Destinasi pariwisata juga telah tercipta, baik atas inisiatif Pemerintah, pengusaha perorangan, maupun komunitas. Hal tersebut membuat Kota Langsa banyak dikunjungi wisatawan dari luar daerah maupun luar provinsi, bahkan luar negeri. 21 tahun yang lalu tidak terpikirkan oleh kita bahwa Kota Langsa akan menjadi seperti saat ini. Alhamdulillah berkat kerja keras Pemerintah dan dukungan penuh dari warga Kota Langsa hal yang sepertinya mustahil dapat kita wujudkan bersama.


Kota Langsa sebagai destinasi wisata tentu mendatangkan manfaat besar bagi masyarakat, baik sebagai pelaku pariwasata, penyedia jasa akomodasi, jasa transportasi, dan pengusaha kuliner serta cinderamata. Peningkatan ekonomi dari sektor pariwisata ini harus kita jadikan pemicu untuk berbenah, terutama dari sektor industri dan UMKM, agar angka pengangguran semakin menurun, pendapatan perkapita masyarakat semakin meningkat, dan angka pertumbuhan ekonomi Kota Langsa juga naik.

Pemerintah Kota Langsa didukung Pemerintah Aceh, Pemerintah Pusat dan stakeholder kepelabuhanan saat ini sedang focus melakukan upaya optimalisasi pelabuhan Kuala Langsa sebagai pelabuhan penumpang maupun barang ekspor impor. Dengan meningkatnya arus keluar masuk orang maupun barang melalui pelabuhan Kuala Langsa diharapkan akan berdampak pada terciptanya peluang kerja baru bagi banyak warga Kota Langsa. Para pelaku ekspor impor, petani, nelayan, pelaku industri, koperasi dan UMKM juga dapat meningkatkan jumlah produksi dan nilai jual produknya melalui perdagangan internasional. Semoga upaya ini diridhai dan diberkahi Allah SWT. Aamiin.

Kita juga berhasil menata bantaran krueng Langsa dan bekas jalur kereta api dengan melakukan relokasi ke Timbang Langsa bagi warga terdampak. Kebijakan itu bagian dari mitigasi bencana dan pengembangan Kota Langsa. Selain itu ribuan rumah kaum dhuafa berhasil kita bangun baru maupun rehab dengan memanfaatkan sumber dana APBK, APBA, APBN, maupun sumbangan para dermawan yang digerakkan oleh lembaga-lembaga sosial. Kebersaman seperti itulah yang terus kita butuhkan untuk membangun Kota Langsa dan menyejahterakan masyarakat.

 
Kita juga pantas bersyukur aset tanah Pemko Langsa terus mengalami penambahan baik berupa tanah yang diperoleh dengan cara pembelian, pelepasan HGU, maupun penyerahan dari Negara yang dahulunya Tanah Cadangan Untuk Negara (TCUN) di Kuala Langsa yang telah ditetapkan sebagai kawasan industri seluas 65 Ha. Aset bangunan juga bertambah karena penyerahan asset bangunan yang dahulunya milik Pemkab Aceh Timur yang berada di Kota Langsa. Penyerahan asset tersebut sesuai ketentuan dalam Bab V Ketentuan Peralihan Pasal 14 Undang-Undang No: 3 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota Langsa.


Aset tersebut harus kita dayagunakan untuk kemajuan dan kemakmuran Kota Langsa. Kita sudah menyelesaikan 3 (tiga) dokumen Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang persetujuannya telah kita peroleh dari kementerian ATR/BPN RI pada Tanggal 4 Oktober 2022. Dokumen tersebut sangat penting untuk acuan perencanaan pembangunan maupun investasi di Kota Langsa.

Di samping capaian positif yang kita peroleh bersama, masih ada PR yang harus kita selesaikan bersama, yaitu banjir yang disebabkan oleh hujan intensitas tinggi maupun air laut pasang besar. Untuk penanganan masalah ini butuh kerjasama lintas sector, dari hulu hingga hilir, dan juga butuh desain pembangunan yang lebih sensitif bencana. Di hulu, kondisi hutan sudah banyak yang rusak karena illegal loging maupun perubahan fungsi menjadi perkebunan/perladangan penduduk. Kebiasaan membuang sampah di parit atau sungai oleh sebagian warga juga turut berkonstribusi memperburuk kondisi banjir. Demikian juga dengan perubahan iklim yang menyebabkan naiknya permukaan air laut dan cuaca yang sering berubah-ubah turut memperburuk potensi bencana banjir atau rob. Untuk itu kami serukan kepada seluruh warga Kota Langsa, pemerintah gampong, TNI/POLRI, SAR, dan OPD terkait dengan penanganan bencana agar selalu siap siaga menghadapi situasi bencana yang bisa datang kapan saja.

Kita berharap agar bencana alam tidak terjadi karena akan menghambat upaya pemuliahan dan kebangkitan pasca puncak pandemic Covid19. Kita ketahui bersama bahwa dampak dari Covid19 telah menyebabkan kondisi kesehatan masyarakat semakin memburuk, ekonomi terpuruk dan pembangunan terhambat karena anggaran banyak yang mengalami refocusing untuk penanganan Covid19. Saat ini pun Covid19 belum sepenuhnya hilang, angka inveksi harian nasional masih di atas seribu. Untuk itu kewaspadaan dan kehati-hatian harus tetap kita jaga dengan tetap menerapkan protocol kesehatan, minimal pakai masker dan rajin cuci tangan pakai sabun/hand sanitizer.

Dalam kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih dari lubuk hati yang paling dalam kepada seluruh warga Kota Langsa, Rekan-rekan Forkopimda Kota Langsa, para alim ulama, cerdik cendikiawan, para budayawan, ASN, pegawai kontrak, TNI, POLRI, LSM, insan media cetak/elektronik/online yang telah berkonstribusi untuk membangun Kota Langsa sesuai dengan kapasitas dan kapabilitasnya masing-masing. Kota Langsa ini milik kita bersama, harus kita bangun dan kita jaga bersama dengan penuh cinta agar kita sejahtera dan bahagia bersama juga.


Kepada individu, komunitas maupun lembaga yang turut mengharumkan nama Kota Langsa di level provinsi, nasional, bahkan internasional dalam berbagai even perlombaan, kami atas nama Pemerintah dan warga Kota Langsa mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Semoga prestasi yang telah ditorehkan dapat memotivasi dan menjadi inspirasi bagi warga Kota Langsa lainnya.


Pada kesempatan ini kita juga mohon dukungan dan bantuannya agar branding “Kota Langsa Pesona Pesisir Timur Aceh” memperoleh Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2022 ini, dan Kita juga sedang menunggu hasil penilaian Adipura. Semoga tahun ini kita dapat meraih piala Adipura sehingga menjadi kado special untuk HUT Kota Langsa yang ke-21. Kami juga mohon do’a dan dukungan untuk perwakilan Kota Langsa yang menjadi bagian dari kontingen Aceh dalam MTQ Nasional ke-29 di Kalimantan Selatan agar mendapat prestasi terbaik dan mengharumkan nama Aceh dikancah nasional.

Kemudian, pada perayaan memperingati HUT Kota Langsa Ke-21 yang juga turut dimeriahkan dengan atraksi Pelajar tingkat Paud hingga Sekolah Menengah Atas, dan bukan hanya itu Para Guru juga tidak ingin kalah dengan mempersembahkan Tarian dari berbagai daerah. Upacara yang dimulai pada 08;00 WIB   yang diikuti Ketua dan Anggota DPRK Langsa, Forkopimda, Plt. Sekda Kota Langsa, Rektor, Pimpinan OPD, ASN Dalam Lingkup Pemko Langsa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, TNI, POLRI, BUMN/BUMD, Instasi Vertikal, KNPI, Ormas, Insan Media, Mahasiswa, Pelajar Tingkat Paud sampai dengan Sekolah Menengah Atas, Para Mantan Walikota dan Wakil Walikota Langsa beserta Undangan lainnya


Penulis

Admin

Kategori Berita

Umum

Dilihat

486 kali