Sekilas Pandang Kota Langsa

Situs Pemerintah

Link Terkait

Online Saat ini

We have 9 guests online

Polling Publik

Situs Resmi Pemerintah Kota Langsa
Dua Tahun Kepemimpinan Umara PDF Print E-mail
Written by Bahtiar.MA   
Monday, 01 September 2014 13:34

Walikota Gelar Syukuran Bersama Tokoh Masyarakat

LANGSA—Dalam rangka memperingati dua tahun berjalan masa kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Langsa, Tgk.Usman Abdullah, SE dan Drs. Marzuki Hamid, MM atau yang dikenal UMARA. Walikota Langsa bersama Muspida, menggelar kegiatan syukuran dan silaturahmi sambil coffe morning dengan sejumlah tokoh masyarakat, OKP dan LSM di aula Pendopo Langsa, Minggu (31/8).

Kegiatan yang diprakrasai oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Kota Langsa, itu ikut dihadiri oleh anggota DPRK Langsa, perwakilan Kapolres, Dandim 0104 Aceh Timur, Keuchik se Kota Langsa serta sejumlah SKPD.

Ketua pelaksana sykuran, Tarmizi, S.Sos.I yang juga Ketua Umum BKPRMI Langsa menyampaikan, kegiatan syukuran dan silaturahmi ini bertujuan untuk melihat kembali kilas balik apa yang sudah dilakukan oleh pemerintahan UMARA, baik meliputi kesehatan, pendidikan serta keagamaan, dalam hal ini khususnya tentang pelaksanaan syariat islam.

“Sehingga, kedepannya Walikota dan Wakil Walikota Langsa bisa melaksanakan serta menyempurkan program-program apa yang belum dilakasanakn selama ini,” sebut Tarmizi seraya menambahkan, kegiatan ini juga sebagai bentuk syukur kepada Allah atas apa yang telah dilakukan UMARA selama dua tahun berjalan.

Sementara itu Walikota Langsa, Tgk. Usman Abdullah, SE, dalam kegiatan dimaksud mengatakan, dirinya mengakui bahwa dalam membangun sebuah daerah tidak mungkin dilakukan seorang diri, tapi dibutuhkan bantuan semua pihak, seperti perangkat daerah dan masyarakat sebagai objek dari sasaran pemabangunan.

“Karena itu, kedepannya kami berharap bantuan dari semua elemen masyarakat Kota Langsa untuk bersama-sama membangun Kota Langsa. Semoga untuk sisa masa kepemimpinan kedepannya Langsa menjadi lebih baik dan mampu mewujudkan visi misi sebagai kota berperadaban Islami, kota pariwisata dan kota jasa,” sebut Usman Abdullah.

Lanjutnya, apa yang telah dilakukannya bersama Wakil Walikota selama dua tahun ini belum ada apa-apanya untuk pembangunan Kota Langsa. Karenanya dukungan masyarakat menjadi penting, sebab tidak mungkin orang dari luar Langsa datang merubah Kota Langsaselain diri kita sendiri.

Pada kesempatan itu, Walikota menyampaikan, dalam masa dua tahun kemepimpinannya, ada beberapa item pencapaian kinerjayang telah dilakukan, yaitu tata kelola keuangan daerah, kebersihan dan keindahan Kota Langsa, penambahan aset tanah, pemberlakukan syariat islam secara kaffah, penataan dan desentraslisasi pasar, penyediaan fasilitas infrastruktur.

 

Juga aset yang dimiliki, pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dokumen perencanaan, bidang pendidikan, kepemudaan dan pariwisata, pemberdayaan masyarakat, mengatasi masalah sosial serta penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) dari Badan Pemeriksan Keuangan RI tahun 2014.

 
Walikota Langsa : Silahkan Investasi Tapi Jangan Melanggar Syariat PDF Print E-mail
Written by Bahtiar.MA   
Monday, 01 September 2014 13:32

LANGSA—Siapapun boleh melakukan investasi atau menanam modal untuk segala bentuk usaha di Kota Langsa, tapi ingat Pemko Langsa tetap tidak akan mentolerir pengusaha-pengusaha yang usahanya melanggar, menentang atau melecehkan hukum syariat islam, Minggu (31/8).

“Siapapun dan apapun usahanya, silahkan berinvestasi dan menanam modal di Kota Langsa, tapi usaha itu harus legal dan jangan bertentangan dan melecehkan hukum syariat islam,” demikian hal ini ditegaskan Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE kepada wartawan kemarin.

Dijelaskannya, terkait peringatan tersebut, dirinya telah memerintahkan Kadis Syariat Islam, kasatpol PP/WH dan KP2T, untuk melakukan penertiban terhadap usaha-usaha yang melakukan pelanggaran, termasuk usaha warnet dan cafe penyedia karauke yang masih buka diatas batas waktu, supaya diberikan peringatan dan teguran.

Lanjutnya, khusus kepada Kepala KP2T dirinya juga telah mengintruksikan untuk mencabut izin usaha cafe dan warnet yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan syariat. “Kita tidak ingin Langsa menjadi ladang maksiat, Langsa harus bebas maksiat dan menjadi kota berperadaban islami,” tegas Walikota Lagi.

 

Ditambahkannya, dalam masa kepemimpinannya saat ini, dirinya berharap upaya menjadikan Langsa sebagai kota berperadaban islami dapat terwujud. Untuk itu dirinya mengharapkan seluruh masyarakat Langsa untuk mendukung dan bersama-sama mewujudkan upaya dimaksud dengan saling menjaga nilai-nilai syariat dalam kehidupan sehari-hari.

 
WH dan Tim Gabungan Razia Tempat Karaoke PDF Print E-mail
Written by Bahtiar.MA   
Monday, 01 September 2014 13:30

 

LANGSA—Polisi Wilayatul Hisbah (WH) Kota Langsa bersama tim gabungan anti maksiat yang terdiri dari unsur kepolisian, POM dan Satpol PP, kembali melakukan razia terhadap sejumlah tempat karauke yang disediakan oleh cafe-cafe dalam wilayah Pemko Langsa, Minggu (31/8).

Kepala Dinas Syariat Islam Langsa, Drs. H. Ibrahim Latif, MM selaku koordinator razia gabungan mengatakan, razia yang digelar sekira pukul 23.00 Wib pada Sabtu (30/8) tersebut, beranggotakan 15 personil WH, 13 personil Polres Langsa, POM, Satpol PP, dan petugas Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Langsa.

“Razia penegakan syariat ini kita lakukan ke semua tempat karauke yang berada di cafe-cafe Kota Langsa, kita tidak pilih-pilih dalam melakukan razia, semua cafe yang ada karauke kita masuki untuk melihat dan menindak bila terjadi tindakan pelanggaran syariat,” sebut Ibrahim.

Disebutkannya, dari belasan cafe penyedia hiburan karaoke yang dilakukan razia, dari salah satu karaoke di jalan A. Yani, Gampong Jawa, petugas sempat mengamankan tujuh orang perempuan dan dua laki-laki yang sedang asik karauke hingga larut malam.

Selain itu, dari karauke cafe RB di jalan yang sama, petugas juga berhasil menyita sejumlah botol minuman keras yang diminum oleh pengunjung. Namun sayangnya, petugas tidak berhasil mengamankan pelaku khamar dimaksud, karena saat petugas datang kondisi karauke sudah sepi.

“Tujuh perempuan yang kita amankan tadi malam dari karauke masing-masing, Val (21), Sal (22), keduanya asal pulau jawa dan berdomisili di BTN Sungai Pauh, Langsa Barat. Selanjutnya, Nis (23) warga Seulalah Baru, Langsa Lama, Isna (25) warga Geudeubang Jawa, Langsa Baroe, Pi (32) warga Alue Dua, Langsa Baroe, Yun (26) dan Ani (31) warga Gampong Jawa, Langsa Kota, sementara dua lelakinya, Re (21) dan Kir (51) warga Langsa Baroe,” sebut Ibrahim lagi.

Dijelaskannya, razia gabungan tempat karauke dalam rangka penegakan syariat islam di Kota Langsa ini merupakan perintah Walikota Langsa Usman Abdullah, SE. Agar cafe-cafe penyedia hiburan karauke tidak menggelar hiburan melewati batas waktu yang telah ditetapkan melalui surat edaran Muspida.

 
Hari Anak Nasional 2014 Diperingati Di Langsa PDF Print E-mail
Written by Zulhari Abdullah   
Wednesday, 27 August 2014 07:51

LANGSA –  Sekda Kota Langsa, M. Syahril, mewakili Walikota Langsa, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2014, sekaligus membacakan sambutan Walikota Langsa.  Selasa (26/8) pagi, dihalaman Pendopo Kota Langsa.

Walikota Langsa dalam sambutannya yang dibacakan M. Syahril, mengatakan, semangat  nasionalisme dan jiwa patrotisme pada anak-anak cenderung menurun, nilai-nilai luhur agama, sosial, budaya bangsa seperti pola hidup gotong royong, toleransi, kebersamaan, bangga pada ke bhinekaan dan keragaman suku dan bangsa indonesia berubah menjadi pola hidup individual, primordial,konsumtif dan anarkis yang mengkhawatirkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selanjutnya, fenomona sosial yang serius dan sangat mengkhawatirkan adalah bahwa anak-anak remaja mulai menjadi sasaran pengkaderan kelompok-kelompok radikal yang tidak sejalan dengan NKRI. Bahkan dalam situasi yang sangat ekstrim dan anak-anak tidak terlindungi, maka tidak tertutup kemungkinan anak-anak akan menjadi sasaran kelompok tersebut.

Pelaksanaan partisipasi anak bertujuan menjamin agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik dari segi fisik, mentak maupun sosial serta memperoleh perlindungan. Sehingga, pada saatnya nanti anak akan mampu menjawab tabtangan zamannya juga termasuk pengembangan potensi dan kreatifitas anak bersangkutan baik secara pemikiran maupun didalam kegiatan.

Semua itu dibangun atas dasar kesadaran bahwa pihak yang paling mnegetahui masalah, kebutuhan dan keinginan anak adalah anak itu sendiri. Mari kita ciptakan ruang untuk anak-anak kita menyalurkan kreasi dan aspirasi mereka, biarkan mereka tumbuh dan berkembang sesuai dengan minat mereka, mudah-mudahan kelak mereka menjadi generasi yang dapat membanggakan agamanya, orang tunaya dan negara tercinta ini.

 

Dari sisi kehidupan berbangsa dan bernegara anak adalah masa depan bangsa dan generasi penerus cita-cita bangsa. Sehingga setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang, berpartisipasi serta berhak atas perlindungan dari tindak kekerasan dan diskriminasi serta hak-hak sipil. Namun, pada kenyataannya, anak sering menjadi pihak yang tidak diperhitungkan suara dan kepentingannya, sehingga anak menjadi kelompok yang rentan terhadap perdagangan orang, kekerasan, eksploitasi, pelecehan seksual serta bentuk-bentuk kekerasan lainnya. Demikian M.Syahril.

 
Atasi Defisit Listrik, PLN Akan Bangun PLTG Di Langsa PDF Print E-mail
Written by Bahtiar.MA   
Sunday, 24 August 2014 19:23

LANGSA--Upaya mengatasi defisit arus listrik yang sedang terjadi di Aceh selama ini, PT. PLN pusat bekerjasama dengan Pemerintah Kota Langsa, akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTG/PLTU), di kawasan industri Pelabuhan Kuala Langsa.

"PLTG yang direncanakan dibangun di kawasan industri Pelabuhan Kuala Langsa ini, untuk kapasitas 100 MW. Dengan adanya PLTG ini nantinya, maka masalah defisit arus listrik selama ini dapat teratasi, khususnya Kota Langsa dan beberapa kota lainnya di Aceh," demikian sebut Projec Manager Operasional Paperment Improfment (PMOPI) Jakarta, Wahyu Sulaiman, saat temu ramah dengan Walikota Langsa dan Muspida Plus di Rumah Makan Renggali Langsa kemarin.

Dijelaskannya, bahwa rencana pembangunan PLTG ini berawal dari usulan Walikota Langsa yang siap membantu menyediakan lahan di kawasan industri Kuala Langsa untuk pembangunan PLTG. Dimana usulan tersebut, setelah dibicarakan dengan Direktur Utama PT. PLN di Jakarta, ternyata mendapat respon positif dengan persetujuan dilakukan pembangunan PLTG ini di Kota Langsa.

Lanjutnya, usulan pembangunan PLTG dimaksud di Kota Langsa, menyusul bermasalahnya pembangunan PLTG di Belawan, Medan, Sumatera Utara, karena tidak memiliki lahan. Sehingga, agar mesin pembangkit PLTG yang telah ada di Medan tidak mubazir, maka akan dialihkan ke Kota Langsa, sesuai harapan Walikota Langsa.

"Alasan persetujuan Dirut mengalihkan pembangunan PLTG dari Belawan ke Langsa, selain masalah ketersediaan lahan, juga karena selama ini Aceh secara umum mengalami defisit arus. Sehingga dengan adanya PLTG berkapasitas 100 MW ini, nantinya diharapkan, masalah defisit listrik dapat teratasi dan masyarakat Aceh, khususnya Langsa bisa menikmati listrik secara maksimal," sebut Wahyu lagi.

Ditambahkannya, walaupun pembangunan PLTG ini telah disetujui, namun untuk pelaksanaannya, masih membutuhkan kesiapan administrasi terkait status lahan. Juga menunggu hasil survey lahan yang akan dilakukan pihaknya untuk selanjutnya dilaporkan kepada Dirut PT. PLN sebagai pertimbangan.

Sementara itu, Walikota Langsa, Tgk. Usman Adullah, SE pada kesempatan yang sama mengatakan, bahwa keinginan Pemko Langsa untuk membangun PLTG bersama PLN ini, selain kebutuhan energi listrik yang tinggi, juga untuk menyerap tenaga kerja baru bagi masyarakat Langsa.

 

"Sementara terkait status lahan, nanti akan kita bicarakan lebih lanjut, karena lahan ini milik negara, maka akan ada beberapa ketentuan yang harus dilakukan sesuai aturannya. Namun demikian kita berharap pembangunan PLTG ini dapat segera terwujud dan masyarakat Langsa dan Aceh khususnya dapat menikmati energi dari pembangkit ini," demikian Usman Abudullah.

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 77